Facebook

Friday, 11 August 2017

Imbal Beli COPAS dari DDB (Diskusi Dengan Babo)




Beberapa tahun lalu atau tepatnya 10 tahun lalu saya pernah di tunjuk agent oleh teman di Iran.

Apa keagenannya ? Kendaraan truck dan spare part.

Produk itu bukan buatan Iran, tapi buatan Cina. Apa untungnya menjadi agent dari Iran.

Bukankah lebih baik langsung jadi agent pabrikan di China?

Tunggu dulu. Harga yang ditawarkan oleh Iran kepada saya sangat murah. 20% lebih murah dari yang dijual oleh pabrikan di China.

Bagaimana bisa terjadi begitu? 

Karena terbentuk akibat kesepakatan imbal beli (Counter Purchase).

Harga itu murah akibat masing masing negara menghitungnya berdasarkan kurs mereka masing masing. China membeli Gas dan Minyak dari Iran, sementara pada waktu bersamaan China membayarnya dalam bentuk Truck dan spare part.

Tapi karena Iran punya industri otomotive sendiri, mereka tidak ambil opsi barang itu tapi menjualnya kepada pihak agent agar di jual ke negara lain.

Gimana proses transaksinya ? 

Partners atau buyer saya di Venezuela kontrak dengan saya, dan atas dasar itu saya pun kontrak dengan pengusaha Iran yang dapat jatah imbal beli transaksi iran dengan China. Dalam kontrak itu disebutkan kepada siapa saya harus deal di CHina untuk delivery barang yang saya minta.

Ya semacam DO. istilah ini biasanya disebut Switch barter. Pihak Venezuela membayarnya dalam bentuk Minyak. Dan Minyak itu saya jual ke pasar spot. Hasil penjualan saya kirim ke rekening offshore yang ditunjuk oleh pemerintah Iran.

Nah rekening offshore inilah yang jadi kekuatan Iran dalam mengatasi embargo ekonomi oleh negara barat dan AS.

Perdagangan barter jelas lebih efisien dan adil. Walau nilainya tetap berdasarkan kurs mata uang namun perubahan kurs ditentukan oleh mata uang negara masing masing. Gejolak karena perubahan kurs mata uang asing di pasar , tidak berdampak terhadap harga barang.

Disamping itu, kedua negara bisa saling berbagi potensi masing masing dengan adil. Neraca perdagangan antar negara lebih seimbang. Kerja keras dan inovasi rakyat china menciptakan kendaraan ditukar oleh Iran dengan migas yang Tuhan beri dengan melimpah.

Berkah lain dari adanya embargo ekonomi oleh AS terhadap Iran adalah semakin meluasnya perdagangan imbal beli Iran terhadap banyak negara terutama negara sosialis. Karena itu Iran cepat sekali memacu industrialiasasinya.

Di Era Jokowi, Skema imbal beli tersebut wajib dilaksanakan pada program pengadaan barang asal impor, seperti oleh Kementerian Lembaga, Badan Usaha Milik Negara, Badan Usaha Milik Daerah, Lembaga Pemerintah Non Departemen, yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Salah satu contoh rencana pengadaan barang oleh pemerintah dengan menerapkan skema imbal beli dan offset adalah pengadaan delapan unit pesawat tempur Sukhoi SU-35 senilai 1,14 miliar dolar AS.

Dalam kesepakatan tersebut, skema imbal beli yang wajib dilakukan oleh pihak Rusia senilai 570 juta dolar AS. Dalam konteks imbal beli, Indonesia sudah menawarkan sebanyak 35 produk ekspor kepada pihak Rusia.

Sistem counter purchase ini juga dikenal sebagai sistem counter purchase frame agreement.

Sistem satu ini biasa dilakukan dengan tujuan untuk menjaga neraca keseimbangan perdagangan suatu negara.

Sebetulnya ada lagi mekanis counter trade, seperti Buy – Back Barter.

Apa itu ? 

Buy – Back Barter merupakan sistem barter beli kembali yang umumnya dilakukan dengan cara dimana negara maju membantu menciptakan kapasitas produksi di negara berkembang, dan nantinya hasil produksinya tersebut akan dibeli kembali oleh negara pengalih teknologi tersebut.

Tapi saat sekarang belum begitu populer. Tapi di era Megawati skema ini berhasil membangun LNG Tangguh, dimana hasil produksi LNG di beli oleh negara maju untuk membayar ongkos pembangunan kilang. Dan kini diterapkan juga oleh Jokowi dalam skema membangun Kilang BBM.


No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Tinggalin jejak dong biar saling kenal :)